Kamis, 24 Oktober 2013
On 14:08 by elsapuspita in Bunda's Poetry No comments
![]() |
| pic. by: catatanseekortikus |
Menatap seperti rindu pada jalanan yang sibuk
Memandangi reriuh kendaraan yang mulai memadat,
kesibukan para
pedagang dengan gerobak-gerobaknya
juga riangnya anak-anak berseragam yang
pulang sekolah
Dia begitu asyik dengan dunianya
Menikmati kesendiriannya yang senyap
Aku pun tak sadar memperhatikan gadis di balik jendela
Walau dia diam dan nikmati diamnya tapi tampak tak mampu menutupi
resahnya
Aku rasa begitu...
Karena helaan nafasnya terasa begitu berat
Seakan beribu-ribu beban tengah dipanggulnya
Apa yang ada dalam benaknya ?
Aku tak tahu dan tak berani mendekat untuk sekedar menyapa apalagi
bertanya
Hanya kuperhatikan dia dalam diam
Andai ia mau dan sedikit menoleh padaku
Dengan senang hati akan kuberikan pundakku untuknya bersandar
Dan akan kudengar setiap ceritanya sambil nikmati senja yang mulai
turun
Tapi dia tetap tak beranjak
Matanya masih lekat menatap jalanan yang makin sibuk
Bunyi klakson, juga teriakan anak-anak yang berlari-lari di pinggir
jalan tak sedikit pun membuyarkan kesenyapannya
Gadis di balik jendela
Tak hirau dengan gerah yang mulai menyapa
Sementara mendung menggayut di langit sore itu
Tetap aku tak sempat untuk nikmati riak senyum diwajahnya
Dia tetap diam menyelami keheningan yang ramai
Seperti meletakkan harap pada langit sendu tentang kerinduan yang
terpendam dalam
Mungkinkah dia tengah mengenang?
Ahhhk.. aku tak mau menduga
Jika ia tak ingin bicara
Mungkin itu caranya menyimpan cerita yang tak ingin tertumpah ruah
Langit hampir saja menitikkan air kesejukan
Ketika gadis di balik jendela beranjak dan berlalu dari kedip
mataku
Dan aku tetap memperhatikannya dalam diam
Hingga dia berlalu bersama hembusan angin senja
Garut, 18 Oktober 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
Tamu Bunda
Popular Posts
-
Pernah ga saat mencuci lap penuh dengan minyak? Kalau bertemu lap seperti itu, wajar lah agak sedikit malas mencucinya. Dulu itu sering ...
-
Tak terasa ya... satu semester berlalu. Setelah melalui Ulangan Akhir Semester, tiba saatnya anak-anakku mendapatkan hasil belajarnya. ...
-
Gaya bareng soulmate Hampir tiap pekan, anakku Helmi "janjian" sama sepupunya Syauqi buat nginep di rumahnya. Instruktur D...
-
pic. by : yagakgitujuga Mengenangmu sangat menyakitkan Tapi tak bisa kuhindari Saat aku kembali di tempat ini Aku tahu a...
-
Rabu Pagi, 29 Oktober 2014, kurang lebih jam 9-an, sedang On Air # NgoPi “Ngobrol Pagi ”, kantorku kedatangan tamu istimewa. Bapak...
Follower
Me Just
Seorang Ibu dengan 2 anak yang perlu banyak belajar. Pernah sempat bercita-cita pengen jadi guide biar bisa jalan-jalan sama turis asing.Haaa...

0 komentar:
Posting Komentar