Rabu, 06 November 2013
On 08:16 by elsapuspita in Bunda's Poetry No comments
Saat kau meraih tanganku
dan mengatakan jika kau akan bersamaku
Ya... berjalan berdua
hanya denganku)
Kuharap ada sedikit ruang dihatimu agar kau kembangkan rasa
Yang dapat kuisi dengan warna-warni cinta layaknya langit
berpelangi
Akan kuajak tapaki satu demi satu warna-warna pelangi itu
sehingga warna kelabu hatimu sirna
Sambil menggenggam tanganmu agar dapat kau rasakan hangatnya
hatiku buatmu
Ingin kurengkuh dirimu agar kau dengar degup jantungku yang
selalu bertabuh tentangmu
Aku ingin melihatmu kembali tersenyum riang bak anak-anak yang berlari
gembira bermain hujan
Aku ingin kau bahagia bukan hanya dalam penantian semumu
Aku rela... genapkan 10 tahun penantianku
Aku ingin kau sadari ada hati lain yang siap mendekapmu penuh
sayang
Jarak yang membentang antara kau dengannya membuatku tersanjung
Memiliki keadaan yang berpihak padaku
barangkali... inilah kesempatan untuk merangkulmu
Tuhan telah berbuat demikian
Ketika akhirnya kita bersanding
Aku berharap penuh asa mampu menghapus dia diingatanmu
Hari demi hari yang kita lalui selalu kuuntai indah dalam hati
Kurekam dalam catatan pengharapanku agar menjadi lukisan yang
indah
Kurasa selama ini kau masih manjakannya dalam hatimu
Dia selalu membayang di setiap gerak langkahmu
Aku masih ingat ketika kau begitu gelisah mendengarnya terluka,
sakit
Kau begitu memberi perhatian yang membuatku sangat terluka
Kau tak hiraukan lukaku
Kau lebih memilih menemui dia untuk membuat pengampunan dirimu
Aku tetap sabar mengharap .....
Jika suatu saat nanti pasti kau akan tahu dan yakin
Dia bukan seseorang yang patut kau nanti
Memang tak kuingkari
Dalam hati kecilku mengatakan selama ini
kau tak berhenti memikirkannya
Ini memang akan berlaku padaku
Walau telah lama ku ada disampingmu
Kebersamaan yang kita jalin seperti bukan
apa-apa bagimu
Seperti jaring laba-laba, seketika sobek
saat dia datang kembali diantara kita
Ya Tuhan! takkah sedikitpun Kau sayangi aku
dan beriku kesempatan agar bisa merasakan kehangatan cinta
Walau goresan ini sangat kusadari akan
kualami jika bersamamu
Aku berusaha kuat, mengetahui kau
memikirkannya
Tapi aku lumpuh, begitu mengetahui kau juga
menemuinya
Sayangku, mengapa kau lakukan padaku
Bersembunyi dibalik lugu wajahmu, bertemu
diam-diam dibelakangku
Sedang kau pun tahu hatiku tercabik,
sedikit demi sedikit rasaku kau kacaukan
Hampir aku tak ingin menemuimu
Tapi aku sandarkan kembali ingatanku pada
janji dalam apapun keadaanmu
Aku coba jalin kembali tali-tali rasa dan percayaku
menjadi bagian-bagian yang bersatu disudut hati
Walau ada perasaan yang tak kuinginkan
hadir..... tapi,
Cemburuku itu cintaku
Aku tetap ingin menjadi pelindungmu
Karena aku tahu dia bukan lagi seperti yang
kau harapkan
Dia datang penuh berlumur kebencian dan
dendam
Sedang kau pun tak pantas dapatkan itu
Tidakkah kau merasakan
,,, ??? ,,,
Dalam hening kusampaikan doa padaNYA
Menyebutmu menjadi hal yang menguatkanku
Mengenang keindahan bersamamu
Berbicara dengan jujur tentangmu
Menatapmu saat tidurku
Bukan sekedar angan,segera mengajakmu keluar
dari mimpi semumu
Meninggalkan keraguan yang selalu
mengganggumu
Memayang kebersamaan dalan rangkaian cinta
yang nyata
Kukatakan padamu dia bukan yang tepat
untukmu
Kau tahu...
Sejak 10 tahun lalu...........
Aku rela menemani sepimu dan meraup semua pedihmu
Aku ingin kau tak sedih lagi jika mengingatnya
Bagi kita melupakannya akan lebih baik
Agar bisa menyusun kembali reruntuhan cinta
menjadi sebuah istana yang megah
Untukmu aku akan bertahan untuk dapat melihat
ceriamu kembali
Setelah 10 tahun lalu.....
Aku tak ingin kesempatan kita terbuang
Aku tak ingin ini hanya menjadi sebuah
impian belaka
Kau tahu...
10 tahun aku tak pernah bosan menunggu
hadirmu
Sampai kini aku tetap yakin DIA pilihkanmu
untukku
Jadi,,,
Aku akan tetap dengan setiaku
Kuyakin takkan sia-sia
Karena kutahu dalam ragumu aku selalu ada dihatimu
Aku takkan pernah menantimu... lagi
Aku akan mendatangimu dengan setangkup
rindu dan cinta yang takkan pernah luntur
Cintaku... sambutlah aku dengan senyum yang
telah lama kau sembunyikan
Lihatlah dalam dirimu, dalam hatimu, dalam
penantianmu, dalam hidupmu
Akan kau dapati aku selalu ada di sana
untukmu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
Tamu Bunda
Popular Posts
-
Pernah ga saat mencuci lap penuh dengan minyak? Kalau bertemu lap seperti itu, wajar lah agak sedikit malas mencucinya. Dulu itu sering ...
-
Tak terasa ya... satu semester berlalu. Setelah melalui Ulangan Akhir Semester, tiba saatnya anak-anakku mendapatkan hasil belajarnya. ...
-
Gaya bareng soulmate Hampir tiap pekan, anakku Helmi "janjian" sama sepupunya Syauqi buat nginep di rumahnya. Instruktur D...
-
pic. by : yagakgitujuga Mengenangmu sangat menyakitkan Tapi tak bisa kuhindari Saat aku kembali di tempat ini Aku tahu a...
-
Rabu Pagi, 29 Oktober 2014, kurang lebih jam 9-an, sedang On Air # NgoPi “Ngobrol Pagi ”, kantorku kedatangan tamu istimewa. Bapak...
Follower
Me Just
Seorang Ibu dengan 2 anak yang perlu banyak belajar. Pernah sempat bercita-cita pengen jadi guide biar bisa jalan-jalan sama turis asing.Haaa...

0 komentar:
Posting Komentar