Jika ini disebut kesempatan, gunakan dengan baik. Jika ini adalah jalan, ikuti alurnya dengan yakin. Tak ada sesuatu yang sia-sia. Karena siapa menanam dia akan menuai. Berbuat baiklah.

Rabu, 18 Februari 2015

On 15:53 by elsapuspita in    1 comment

Pic. by : dnaberita

Sore yang cerah. Pulang kerja sangat menyenangkan. Tahu nggak kenapa? Ya karena bisa pulang lebih cepat walaupun lewat jam 4 sore juga 😁 dibilang lebih cepat karena biasanya pulang lewat jam 5, maghrib atau bahkan jam 8 malam, tergantung jemputan Maylope-lope.
Karena pulang lumayan rada awal dari biasanya, sooooo terbayang dipikiran bisa melakukan kesenangan. Misalnya, kencan dengan si hitam. Kebayang huruf-huruf yang wara wiri di dalam kepalaku bisa berubah menjadi tulisan dengan cara menekan tuts si hitam ini. Apalagi di rumah sangat mendukung sekali. Helmi nginep di rumahnya Syauqi dan Maylope-lope masih sibuk dengan kerjaannya dipercetakkan. So, bersama Salma saya mempunyai waktu yang cukup luang buat merealisasikan cita-cita berkencan yang sudah lama terpendam ini. ;)
Dalam bayangan bisa sesegera mungkin saya melaksanakan niat. Tapi ternyata sampai rumah tugas emak-emak menanti uluran tanganku dengan heppinya. Piring-piring yang kotor, baju-baju yang juga ingin kusentuh, jemuran yang harus diangkat, lantai yang walaupun kelihatan bersih tetap juga harus dipel karena debu-debu halus menganggu pemandangan. Walaupun agak kelelahan sepulang kerja, tugas-tugas rumah ini harus dikerjakan dengan speed super. Dalam pikirku jika cepat selesai ni pekerjaan berarti saya juga bisa dengan cepat menekan-nekan si hitam.
Tapi tampaknya saya harus menambah kesabaran karena ternyata semua pekerjaan rumah tadi bisa diselesaikan hampir menjelang maghrib. Pikiran mulai bercabang,,,,, antara tekan tuts si hitam untuk buat tulisan/cerita tapi jadi galau saat lihat ada beberapa CD film yang belum sempat kutonton, ada juga buku-buku bacaan yang menggelitik untuk kutelanjangi, juga baju-baju yang baru kuangkat dari jemuran menantang untuk kusetrika. Hadddoooohhhh.... mana dulu ya yang harus didahulukan? Mikir itu saja sampai akhirnya berkumandang adzan maghrib.
Berkencan denganNYA membuat pikiran fresh dan semangatku bangkit lagi. Tapi waktu itu sudah pukul 08pm. Salma sudah pulang dari mengaji di Masjid Komplek. Sediain makan malam dilanjut makan bareng. Lepas nonton tayangan tv beberapa saat, Salma masuk kamar tidur sambil membawa buku karya Gielang Gumilang #Mis_Freaky. Dia baca lagi tuh buku yang ingin segera diselesaikannya sampai tertidur. Dan jam 10pm saya baru bisa buka si hitam. hmmmm.... gapapa lah... sambil nunggu Maylope-lope pulang saya bisa ketik-ketik sesuatu.
Tuhhh kan, pas udah didepan laptop, huruf-huruf yang tadi banyak desak-desakan di kepala tiba-tiba nguap. Kelamaan kali ya jadi tuh huruf-huruf dah pada kabur. Yaaaelllah.... sebenarnya saya mo nulis apa ya tadi???

1 komentar:

  1. hai mbak elsa...

    di atas juga udah bagian daari nulis. jadi ngga usah bingung hehe

    BalasHapus