Jika ini disebut kesempatan, gunakan dengan baik. Jika ini adalah jalan, ikuti alurnya dengan yakin. Tak ada sesuatu yang sia-sia. Karena siapa menanam dia akan menuai. Berbuat baiklah.

Rabu, 21 Mei 2014

On 10:29 by elsapuspita in    No comments
Rencana kami hari ini (5 Mei 2014), setelah tugas on air 07-10Pagi di NgoPi "Ngobrol Pagi", saya dan Mita akan mengunjungi bos beras di Samarang, Kang Andris Wijaya. Setelah semua yang harus dikerjakan di studio selesai, kami mulai perjalanan. Menjelang tengah hari nih... pastinya segar sekali jika tenggorokan ini dilalui segarnya es kacang merah. Untuk buah tangan tampaknya pas. So... kami mampir dulu ke DJ, tempat dimana kami membeli es kacang merah.

Matahari siang itu memang cukup terik. tapi tak terasa karena angin yang berhembus cukup kencang membuat kami tak merasa kegerahan. dengan kendaraan kesayang c' Bebeb kami lalui jalan yang 'lumer' alias lumayan meriah :D.

Perjalanan ke Samarang tak pernah membosankan, utamanya sih karena saya masih bisa lihat hamparan sawah yang hijau membentang, juga masih mendapati pepohonan yang rimbun di pinggir jalan. Apalagi saat menanjak dan pas belokan Bukit Alamanda Resort & Resto. Wahhhhh... itu jalan yang penuh kenangan. Pertama adalah saat saya dan suami hadir di pernikahan teman kami Martha Angelique di Bukit Alamanda, sooo... kami pernah menikmati keindahan pemandangan yang luar biasa indahnya. Subhanalloh... Kami juga mendapatkan souvenir yaitu berphoto bersama pengantin. Ini luar biasa, karena baru kali pertama ini ada konsep pernikahan yang ‘seru’ seperti ini. Bertemu pula dengan teman-teman SMA lainnya. Ini jadi kenangan yang tak terlupakan. Saya dan suami juga berphoto berdua like a pra wedding. Xixiii... 

Nah yang kedua, saat kami akan berkunjung ke rumah Kang Rian, seorang anak muda yang mempunyai usaha Paper Bag (sehingga lebih dikenal dengan panggilan Rian Paper Bag :), pas di belokan Bukit Alamanda ini, c’ Bebeb mogok. Saya & Mita waktu itu sempat kebingungan, bahkan Mita sempet menghubungi polisi untuk minta tolong 😁 Jadi jalan tikung di Bukit Alamanda ini memang tikungan yang mempunyai kenangan πŸ˜‰

Kembali ke topik! :) belum lama perjalanan setelah keluar dari DJ, adzan Dzuhur berkumandang. Wahhh... kami benar-benar harus menggunakan waktu sesingkat-singkatnya agar dapat sampai di tempat tujuan, dan berharap Akang juga Teteh Bos Beras masih berada di kantornya. Agak cenat-cenut juga nih hati, maklum Mita ngegeber kendaraan seperti Marc Marquez. Cieeee... gileee! Sampai tibalah kami di pabrik. Angin yang semilir membuat kami dapat bernafas lega. Akhirnya...

Cenat-cenut lagi hatiku saat bertanya pada salah satu pegawainya, takut Bosnya dah istirahat. Ehhh ternyata ada tamu. Tapi ga terlalu lama, akhirnya kami dipersilahkan masuk. Ini kali pertama kembali, kami menginjakkan kaki di kantor Bos Beras. Beberapa bulan memang ga dipergunakan karena sedang direnovasi. Dan hari itu ternyata merupakan hari pertama juga bagi Bos Beras beraktifitas di kantor barunya.

Memasuki kantor, tubuhku berasa teduh... ruangan yang luas dengan view hamparan padi kuning tengah dijemur nampak sangat indah, dapat terlihat langsung dari kaca yang dipasang sangat besar. Ruangan tampak sangat luas karena masih belum diisi oleh banyak atribut 😊. Istri Bos - Teh Putri - begitu kami memanggilnya, bilang kalau barang-barang belum semuanya diangkut. Sambil berbincang c Akang menata ruangan. Ngobrol ke sana-kemari dan hahahihi... bahkan kami sempet berphoto ria... xiixiii... ini pengalaman luar biasa karena akhirnya kami sempat melihat kesibukan Bos Beras ‘n istri yang bebenah kantor baru😊
 
Memperhatikan C' Bos yang lagi beres-beres.
Dominasi warna abu membuat suasana betah, enggan beranjak😊 
Hellllooowww... "ayo, sini photo-photo dulu di kantor baru", 
tawaran C' Bos menggelitik. Akhirnya jepret-jepret dulu deh... xixiiii.... 😊 

Oya... es kacang merahnya memang sangat pas di hari yang panas yang sibuk dengan urusan pindahan kantor. Alhamdulilllah setelah selesai menyampaikan maksud, kami juga beres jepret-jepret take some pic😊, kami pamit. Lagian Akang dan Teteh juga akan take a lunch, sebelum berjibaku kembali dengan menata kantor barunya. Jadi, kami tak berlama-lama di sana. Ssssttt... kami juga harus segera makan siang karena perut sudah kruyuk-kruyuk nagih minta diisi...

Selamat menempati kantor baru. InsyaAlloh tambah produktif dan kesuksesan selalu diliputi dengan keberkahan. Aamiyn....

Tanggal 18 Mei 2014 saya membaca di http://jabar.tribunnews.com/2014/05/18/5-ton-beras-garut-diekspor-ke-amerika-dan-uea dan itu ternyata melalui Nasi Liwet Instan 1001. Hei... Congratulation!!!

Penulis : Elsa dalam kondisi sangat senang 😁

0 komentar:

Posting Komentar